jump to navigation

Kenapa Musti Baca Al-Qur’an Sih? Kan Kita Tidak Tau Bahasa Arab! 19/08/2009

Posted by chillinaris in Religion, Uncategorized.
Tags: , , , , , , , , , , , , , ,
trackback

cover_al-quran-sacred_art

Mungkin bisa jadi diantara kita pernah terbesit pertanyaan sesuai judul diatas, apalagi bagi kita kita yang tidak memiliki latar belakang pendidikan agama Islam secara khusus seperti jebolan pesantren. Menurut saya itu pertanyaan yang manusiawi.

Memang lebih ideal kita bisa melakukan sesuatu pekerjaan maupun perintah agama bila kita lebih memahami dasar dari manfaatnya bukan sekedar doktrin “Pokoknya”. Coba simak cerita berikut ini.

little-boy-reads-quran

Ini adalah sebuat cerita penuh hikmah. Seorang Kakek Muslim Amerika hidup di sebuah pertanian di pegunungan bagian timur Kentucky dengan cucu laki2nya. Setiap shubuh sang Kakek selalu bangun awal, duduk di meja dapurnya membaca Al-Quran. Cucunya selalu ingin seperti kakeknya,
dan meniru perbuatan kakenya tersebut sebisanya..Suatu hari sang cucu bertanya, “kek, aku mencoba membaca Al-QuranAl-Quran seperti kakek, tapi aku tidak mengerti, kalaupun ada yang aku mengerti aku langsung lupa begitu aku menutup Al-Quran. Apa sih manfaat membaca Al-Quran?”
Sang kakek pun berbalik perlahan, menghentikan kerjanya memasukkan batu bara ke tungku dan menjawab. “Ambillah keranjang batu bara ini, dan pergilah ke sungai dan bawakan aku sekeranjang air” Sang cucu melakukan apa yang diperintahkan kepadanya, tapi semua air tumpah
sebelum ia berhasil kembali ke rumah. sang kakek tersenyum dan berkata “kamu harus bergerak lebih cepat mengangkut airnya” dan menyuruh sang cucu tuk kembali ke sungai mengambil air. Sang cucu pun berusaha lari dengan cepat ketika mengantar air, namun tetap saja airnya tumpah.
Sambil kehabisan nafas, ia pun berkata kepada kakeknya bahwa tidak mungkin mengangkut air dengan keranjang, lalu sang cucu berjalan tuk mengambil ember sebagai ganti keranjang.

Sang kakek berkata, “aku menginginkan sekeranjang air, bukan seember air. kau kurang bekerja keras tuk mengambilnya” , dan si kakek pergi ke pintu tuk melihat si cucu berusaha lagi. Ketika itu, sang cucu sudah tahu bahwa perbuatannya tidak ada manfaatnya, tapi dia ingin menunjukkan kakeknya bahwa secepat apapun dia lari, air dari keranjang akan tetap tumpah. Dia mengambil air di sungai, lalu berlari cepat ke kakeknya, namun air tetap tumpah sebelum ia sampai ke tempat kakeknya. Maka ia pun berkata, gallery_42_295315“lilhat kek, gak da manfaatnya kan!”

“jadi kamu berpikir perbuatanmu tidak ada manfaatnya?” , sang kakek berkata, “lihatlah keranjangnya”

sang cucu melihat ke keranjangnya dan untuk pertama kalinya ia sadar bahwa keranjangnya telah berubah. Keranjangnya telah berubah dari keranjang batu bara yang kotor menjadi keranjang yang bersih, luar dalam.

“Cu, itu yang terjadi ketika kau membaca Al-Quran. Kamu mungkin tidak mengerti atau mengingat apa pun, tapi ketika kamu membacanya, kamu akan berubah, luar dalam. Dan itu adalah kuasa Allah atas diri kita”.

Semoga kita bisa menangkap maksud cerita diatas sebagai suatu hidayah untuk kita melakukannya dengan tulus dan ihklas semata hanya untuk-Nya
(Deryorke)

sumber

Quran & Tafsir (Referensi)

By: Dr. Zakir Naik Format: Audio CD

By: Dr. Zakir Naik (Audio CD). The Holy Qur'an is the Final Revelation of Allah; a proclamation to all of humanity. It is full of wisdom, a warning to the heedless, a solace to the suffering, and a hope to those in despair. In short, The Holy Qur'an is a guide for all of mankind.Now ask yourself a question: Is it possible to derive all these blessings and insights from the Qur'an without actually understanding the meaning or implementing its rulings? Dr. Zakir Naik explains why it is compulsory for mankind to read the Qur'an with understanding.

About Dr. Zakir Naik – President, IRF

A medical doctor by professional training, Dr. Zakir Naik is renowned as a dynamic international orator on Islam and Comparative Religion. Dr. Zakir Naik clarifies Islamic viewpoints and clears misconceptions about Islam, using the Qur’an, authentic Hadith and other religious Scriptures as a basis, in conjunction with reason, logic and scientific facts.

Dr. Zakir is popular for his critical analysis and convincing answers to challenging questions posed by audiences after his public talks. In the last 6 years (by the year 2002), Dr. Zakir Naik has delivered more than 600 public talks in the U.S.A., Canada, U.K., Saudi Arabia, U.A.E., Kuwait, Qatar, Bahrain, South Africa, Mauritius, Australia, Malaysia, Singapore, Hong Kong, Thailand, Guyana (South America) and many other countries, in addition to numerous public talks in India.

Sheikh Ahmed Deedat, the world famous orator on Islam and Comparative Religion, who had called Dr. Zakir, “Deedat plus” in 1994, presented a plaque in May 2000 awarded to Dr. Zakir Abdul-Karim Naik for his achievement in the field of Da?wah and the study of Comparative Religion with the engraving “Son what you have done in 4 years had taken me 40 years to accomplish, Alhamdullilah.?

* Listen/view Sample Audio/Video Clip from this item.

Komentar»

1. Akhina Ifa - 14/03/2010

Afwan, aku copy gambar alqurannya untuk jadi gambar group di:
http://www.facebook.com/group.php?gid=364178569730&ref=mf&v=info
yaa?

chillinaris - 15/03/2010

Monggo silahkan, gpp… 😉


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s