jump to navigation

BILA PATAH HATI (Terus Berjuang atau Terpaksa Pilih yang Ada Saja?) 01/09/2009

Posted by chillinaris in Love, Pictures, Renungan, Motivasi, & Pengembangan Diri.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,
trackback

Broken

HurtTELANJUR sangat cinta dan sayang, seorang pasti akan merasa patah hati dan kecewa berkepanjangan bila harus mengalami putus cinta. Bahkan tak sedikit pula yang akhirnya berpikiran pendek dan memilih untuk mengakhiri hidupnya. Padahal dunia yang lebih indah mungkin bisa dicapai dengan bersabar dan terus berusaha.

Ada seorang teman yang mengirimkan email yang menyatakan kegundahannya lantaran cintanya saat ini ternyata tak berakhir happy end seperti yang diharapkan. Kendati demikian, ia tegar menatap masa depan cintanya yang tentu saja masih sangat gelap untuk diterawang. Tapi coba simak apa yang ditulisnya?

good_bye

“Cinta, tak hanya kala dia berada di sampingku, tapi ketika ia juga berusaha meninggalkanku untuk meraih kehidupan yang lebih baik. Berkata jangan berpisah tentu sangat sulit, akan tetapi berkata selamat meniti kebahagiaan yang lebih baik, akan jadi satu hal yang sangat indah.”

I_won__t_leave_youTak sedikit orang yang bisa menerima ketika ditinggal sang kekasih. Tapi simak apa pendapatnya. “Cinta sejati, tak selamanya mudah diraih. Tapi cinta sejati juga bisa dibuktikan dengan membiarkannya terbang ke mana ia suka. Ditinggal kekasih bukan akhir dari segalanya. Bukan pula akhir dari sebuah kehidupan. Masih banyak hal yang bisa menggantikannya,” begitu tulisnya.

Meskipun terkesan sangat tegar, tapi ternyata teman email kita ini juga sedikit ragu dengan apa yang akan dijalaninya. Ia juga ragu pada orang-orang di dekatnya atau mungkin sahabatnya yang bisa saja menjadi tambatan terakhirnya. Begini tulisnya;

Take_me_along_the_way“Belahan jiwa tak hanya seorang yang bisa memberikan bahunya kala kumenangis, tak juga hanya memberikan tangannya kala kulelah berjalan, ataupun mendengarkan aku bercerita tentang segalanya, akan tetapi bagaimana ia bisa membuatku menatap optimis hidup ini.”

“Meski cinta bisa ditemukan pada “orang yang tersedia” akan tetapi hidup terlalu pendek untuk dihabiskan bersama orang yang “bukan sebenarnya”. Meski terkadang sahabat yang selalu sedia bila kuingin bisa jadi orang yang ‘terakhir’.”

OptimistTeman email kita ini juga optimis sekali untuk bisa merebut kembali kekasih yang dicintainya. “Hidup juga terlalu singkat untuk dihabiskan dengan orang-orang yang “lain” karena itulah cinta sejati mesti diperjuangkan,” tegasnya.

Tentu saja ini gambaran kegundahan dari teman e-mail kita, di mana ia ingin sekali melupakan semua masa lalu dan orang yang telah mengewakannya, namun disisi lain ia masih terus berharap untuk mendapatkannya kembali. Bisa diprediksi, cerita teman email ini serupa dengan banyak kasus yang terjadi dan mungkin saja salah satunya adalah Anda.

love_is__

Adalah sulit untuk mendapatkan seperti yang “pernah singgah” tapi itu adalah perjalanan hidup yang mungkin akan terlupa dengan berlalunya waktu dan datangnya “persinggahan baru”. (19/01)

*thanks Disctarra.Com


Komentar»

1. sofi - 28/10/2010

boleh saya ambil isi kandungan kamu untuk blog saya? http://anneali.blogspot.com

chillinaris - 02/11/2010

Boleh silahkan.. 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s